Abdya

Wisata Pantai Jilbab dan Pantai Bali di Abdya Memprihatinkan Berbanding Terbalik Dari Aceh selatan

LINEAR.CO.ID | ACEH BARAT DAYA – Wisata Pantai jilbab dan Pantai Bali yang terletak di kecamatan Susoh kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sangat memprihatinkan. Senin (15-04-2024)

Bagaimana tidak, jika wisatawan ingin melepas penat harus melihat kondisi pantai yang di penuhi sampai seperti tidak ada terawat.

Pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri, wisata pantai menjadi pilihan favorit masyarakat menjelang berakhirnya masa liburan.

Namun sangat disayangkan, sepanjang lokasi wisata Pantai jilbab sampai pantai Bali kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) warga disuguhkan dengan pantai yang sangat jorok penuh dengan sampah, baik sampah botol, dedaunan hingga pempes.

Kondisi tersebut disampaikan oleh Ari warga kecamatan Babahrot. Menurutnya sampah itu berasal dari berbagai tempat, salah satunya pemilik cafe di seputaran pantai.

“Bagaimana wisata kita bisa maju, jika para penjajal kuliner di peinggiran pantai membuah sampah di dekat laut. Lanjutnya, kan aneh sekali”. Katanya

Menurutnya, kebanyakan saat ini masyarakat Abdya sudah malas ke pantai di kabupaten itu.

” Coba lihat pantai Labuhanhaji Aceh selatan. Disana sangat maju. Bahkan ada wisatwan luar kabupaten sering singggah disitu. Selain tempatnya yang bagus pantainya juga sangat bersih”. Ungkapnya

Hal ini berbanding terbalik dengan tempat wisata yang ada di Abdya.

Kata dia, dengan kondisi pantai yang kotor dan jorok, maka yang dirugikan adalah masyarakat itu sendiri, karna sebagai fasilitas publik masyarakat butuh kenyamanan.

“Teman saya datang dari Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, lalu saya bawa ke Pantai Jilbab dan Pantai Bali. Kami sangat terkejut, betapa kotornya pantai ini,” keluhnya

Padahal tambahnya, menurut temannya tersebut, di media banyak sekali promosi bahwa pantai di Aceh bersih, tapi ternyata tidak sesuai dengan ekspektasi mereka.(*)

Related Articles

Back to top button